Muntahan Legenda
sarjana muda
iya,tujuan utama
melenggak-lenggok berburu buku
hem,hal biasa
apa? kenapa dengan sastra?
hah,keindahan kata-kata
masak iya,bukan lukisan yah?
kuas,tinta,buku gambar,masak kata?
kembalilah kejalan yang benar
apa!!! anak sastra
bukan-bukan
aku anak olahraga
bukan anak kata
kau paksa aku
tidak idaktidak bisa
ini jalanku,rayapanku,jungkir balikku
bukan kata
tapi koprol berirama
sudahlah
jangan menggodaku
mencekokiku dengan bait ilustrasi
sudahlah biar aku koprol sampai mati
biar menyatu dengan tanah tanpa dikubur lagi
tinggalkan aku
abaikan aku
fitnah aku
aku bukan anak kata
aku anak lapangan
senantiasa minum keringat
senatiasa menghitamkan diri
senantiasa memerahkan mata
senantiasa mengotori kata
yasudalah kalau tak mau pergi
biar aku yang kembali
mungkin dua tahun lagi
bahkan bisa lebih
jadi lapangan dululah
tak apa asal tak jadi sarjana tua
yang kerjaanya ngomporin dosen
sama-sama tua juga
sudahla jangan mengoceh lagi
iya,iya aku kabulkan permintaanmu
tapi dengan syarat
suruh si legenda itu muntahkan kata-katanya
biar aku yang jadi muntahanya
tak apalah jijik
tapi sementara
biar aku tahu deritanya
katanya harus berkata
yah itulah kata
memang tak jelas maknanya
tapi muntahanya sungguh jelas aromanya